Gencarkan Pencegahan Sejak Dini, Pemdes Pajalele Gelar Rembuk Stunting Bersama Lintas Sektor

 

PAJALELE – Pemerintah Desa (Pemdes) Pajalele menggelar kegiatan Rembuk Stunting pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Kantor Desa Pajalele. Kegiatan ini menjadi komitmen nyata jajaran lintas sektor dalam menekan dan mengendalikan angka stunting secara terpadu di wilayah tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pemerintah Desa beserta seluruh perangkat Desa Pajalele, Perwakilan Camat Tikke Raya, Kepala Puskesmas Tikke Raya beserta staf, Ketua dan Anggota BPD Desa Pajalele, Ketua RT dan Linmas, serta Tim Penggerak PKK Desa Pajalele. Turut hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Pajalele, kader desa, tokoh masyarakat, hingga orang tua anak balita.

Edukasi Faktor Penyebab Stunting 

Dalam rembuk tersebut, petugas Puskesmas Tikke Raya memaparkan materi komprehensif mengenai definisi stunting serta faktor-faktor pemicunya. Masyarakat diedukasi bahwa stunting tidak hanya dipengaruhi oleh satu aspek, melainkan akumulasi dari beberapa faktor berikut:

  • Faktor Gizi: Kurangnya asupan nutrisi kronis pada anak.
  • Kesehatan Ibu dan Anak: Kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan.
  • Faktor Lingkungan: Sanitasi yang buruk dan minimnya akses air bersih.
  • Sosial Ekonomi: Daya beli keluarga terhadap makanan bergizi.
  • Faktor Genetik: Pengaruh keturunan yang berpadu dengan pola asuh.

Strategi Lintas Masa Pencegahan

Tenaga Kesehatan Puskesmas Tikke Raya juga menekankan dua pilar utama upaya pencegahan yang harus diintervensi sejak dini:

1. Masa Kehamilan dan Persalinan

  • Ibu hamil disarankan minimal 6 kali melakukan pemeriksaan kehamilan.
  • Memastikan asupan nutrisi yang baik selama masa mengandung.
  • Mewajibkan proses persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes).
  • Menggencarkan deteksi dini penyakit menular dan tidak menular.
  • Memberikan konseling Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif.
  • Mengoptimalkan penyuluhan serta pelayanan Keluarga Berencana (KB).

2. Masa Balita

  • Melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara rutin di Posyandu.
  • Menyelenggarakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita.
  • Menyelenggarakan stimulasi dini untuk perkembangan anak.
  • Memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi anak yang sakit.

Evaluasi Data Juni 2026 dan Kendala Lapangan

Selain pemaparan materi, agenda utama rembuk ini adalah mengevaluasi capaian dari upaya pencegahan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Forum secara khusus membedah data balita stunting di Desa Pajalele untuk periode bulan Juni 2026.

Melalui diskusi terbuka, Pemdes Pajalele bersama seluruh elemen yang hadir memetakan berbagai kendala konkret yang ditemukan petugas dan kader di lapangan dalam mengendalikan stunting. Hasil pemetaan kendala ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan program kerja desa dan intervensi anggaran yang lebih tepat sasaran pada APBDes mendatang. (Sumber Berita: Pemdes Pajalele)